"Aku gak
menyesali keputusanmu untuk sendiri dan memutuskan hubungan ini, karena aku
sadar suatu saat nanti kamu akan tau siapa yang benar-benar menyayangimu"
Coretan-coretan yang sama sekali tak pernah tersentuh oleh sosok yang selalu
hadir di pikiranku. Ya, memang sosok itu kini bukanlah siapa-siapa dalam
hidupku. Dulu, sosok itu nyata, sosok itu hadir, sosok itu menemani, setia, selalu
ada. Ya, dulu, dulu dan dulu. Tak bisa ku pungkiri dulu memang indah, bukannya
aku tak mau melupakan semuanya, tapi sosok itu sudah terlalu dalam masuk ke
hatiku. Ini salah siapa? Salahmu? Tentu saja bukan, mana mungkin aku
menyalahkan sosok orang yang sampai sekarang menjadi semangat disetiap nafasku.
Ini salahku, salahku yang terlalu sayang, salahku yang terlalu berharap lebih
jauh, salahku yang terlalu menginginkan untuk selalu bersamamu.
cieilah kata katanya cuyy:D
BalasHapus